Satu Pelukan yang Sama
Untuk kesekian kalinya aku harus menunggu selama 6 bulan
dengan kasus yang sama. Harus banyak-banyak belajar, mulai dari menahan rasa
rindu dan rasa amarah.
Semua harus butuh kesabaran ekstra.
Tak tahu harus sampai kapan seperti ini, semoga yang ku
takutkan tidak terjadi. Mendewasakan diri untuk introspeksi diri memang baik
buat hubungan yang sudah berjalan 6 tahun. Agar kedepannya bisa saling
mengerti, menjaga dan peduli.
Tapi haruskah diri ku sedniri yang merasakan
sakit terus-menerus? Haruskah aku yang terus menahan rasa sabar akan tingkah
dia yang begitu keras? Cuman Tuhan dan waktu yang mampu menjelaskan nantinya. Satu
yang ku minta semua ini akan berakhir dengan baik, semua permasalahan hati bisa
kembali lebih baik dari kemarin.
Karena rindu ini terlalu menyiksa buat ku. baik-baiklah di tempatmu, sampai semesta memulangkan rindu kita, pada satu pelukan yang sama.

Komentar
Posting Komentar