ASAMULA: Harapan dan Mula
Tak hanya menjadi destinasi wisata paling diminati,
Bali juga menyimpan potensi retail tersendiri dari berbagai produk mulai dari
aksesoris, pakaian dan kebutuhan fashion lainnya.
Salah satu retail baru bernama ASAMULA, yang berada di
Jalan Wanagiri 1, Jimbaran Bali. Mengambil konsep multi local brand, di dalamnya menghadirkan lebih dari 10 brand
lokal yang
terkurasi dengan baik dari segi model, trend hingga harga yang disesuaikan dengan target market.
Ada lebih dari 10
brand lokal yang hadir di Asamula, seperti Sejauh Mata Memandang, Seratus
Kapas, Tulisan, Tayada Batik, Stella Rissa Resort, KaIND, Lima Watch, Epa
Jewel, Mao Mao, Petang Hari, Kandura, Gaze Eyewear, Geulis, Studiokaen, Loev,
Srou, Teresa Mutiara, dan masih banyak lagi.
Isofia Peruna,
selaku pemilik ASAMULA, menjelaskan
“Proses kurasi ini berdasarkan keunikan dan kualitas produk yang sesuai untuk
market di Bali.”
Hadirnya 10 brand lokal itu terinsiparsi dari kreativitas
tunas-tunas bangsa. Asamula
menghadirkan produk yang berasal dari kreasi
designer Indonesia pilihan mulai dari baju, kain batik, jam tangan, kacamata, jewellery
dan masih banyak lagi.
Menempati luas 45
meter, ASAMULA mengambil konsep gerai butik yang minimalis dengan unsur
ornament yang lebih stylish. Ini tentunya akan sangat menarik untuk turis mancanegara dan
wisatawan lokal.
Pengertian ASAMULA
Kata Asamula berasal dari dua
penggabungan kata, yaitu “Asa” artinya harapan dan kata “Mula” merupakan awal.
Bila diartikan ASAMULA sebagai harapan agar para designer lokal lebih
dikenal dan sebagai proyek pertama untuk mengangkat kecintaan kita terhadap
produk dalam negeri.
Sebelumnya Asamula sudah membuka toko
di Samasta Lifestyle Village sejak 18 November 2016. Dengan grand opening ini harapnya awareness konsumen akan kehadiran
Asamula semakin baik sekaligus semakin menumbuhkan minat masyarakat untuk
menggunakan produk lokal yang berkualitas dan tidak kalah dengan produk luar
negeri.



Komentar
Posting Komentar